PURWOREJO - Deru mesin molen berpadu dengan semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Jumat (17/7/2026). Personel TNI bersama warga bahu-membahu mempercepat pengecoran jalan yang diproyeksikan menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Sejak pagi, prajurit Satgas TMMD dan warga bekerja tanpa henti menyiapkan material, mengoperasikan mesin molen, mengangkut adonan beton, hingga meratakan permukaan jalan secara manual. Kekompakan yang terjalin di lapangan menjadi bukti kuat bahwa budaya gotong royong masih menjadi fondasi utama dalam membangun desa.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu sasaran prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. TMMD hadir bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan serta memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, " tegas Letkol Ketut Hendra Budihardja.
Ia menjelaskan, keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengecoran menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan di desanya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik TMMD sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program TMMD juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat. Semangat saling membantu yang tumbuh selama proses pembangunan dinilai sebagai modal penting untuk menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Melalui TMMD Reguler ke-129, Kodim 0708/Purworejo bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Kehadiran jalan yang lebih baik di Desa Watuduwur diharapkan mampu membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Agung)


















































