PUNCAK JAYA - Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan di pedalaman Papua, prajurit Satgas Yonif 721/Makkasau menunjukkan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati. Personel Pos Kalome bergerak cepat membantu proses persalinan darurat seorang warga hingga berhasil menyelamatkan ibu dan bayinya di Kampung Bereleme, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (12/7/2026).
Peristiwa bermula ketika salah seorang anggota keluarga Tinimira Wonda datang ke Pos Kalome untuk meminta pertolongan. Ia melaporkan bahwa Tinimira mengalami kontraksi hebat dan akan melahirkan, sementara akses menuju fasilitas kesehatan sangat terbatas.
Menerima laporan tersebut, personel Satgas Yonif 721/Makkasau langsung menuju rumah warga dengan membawa perlengkapan medis darurat. Setibanya di lokasi, prajurit segera memberikan pendampingan dan penanganan persalinan sesuai prosedur yang dikuasai hingga proses kelahiran berlangsung dengan aman.
Berkat respons cepat, ketenangan personel, serta kerja sama dengan keluarga, bayi berhasil lahir dalam kondisi sehat. Sang ibu juga selamat sehingga dua nyawa berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut.
Komandan Pos Kalome Lettu Inf Jeril Wiputra, S.Tr.Han., menegaskan bahwa membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang selalu dipegang prajurit selama menjalankan operasi di wilayah Papua.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan, terutama dalam situasi darurat. Keselamatan ibu dan bayi menjadi kebahagiaan bagi kami karena itulah wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat, " ujar Lettu Inf Jeril Wiputra, salah satu perwira Satgas Yonif 721/Makkasau.
Tangis pertama sang bayi disambut haru oleh keluarga dan warga sekitar. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran personel TNI di wilayah terpencil juga menjadi harapan masyarakat ketika akses terhadap layanan kesehatan belum mudah dijangkau.
Keluarga Tinimira Wonda menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pertolongan yang diberikan personel Pos Kalome. Menurut mereka, tanpa bantuan cepat dari prajurit TNI, proses persalinan berisiko menghadapi kondisi yang lebih berat.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang datang begitu cepat membantu persalinan. Ibu dan bayi selamat, itu menjadi kebahagiaan yang tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata, " ungkap Ribka, salah seorang anggota keluarga Tinimira Wonda.
Selain menjalankan tugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan, Satgas Yonif 721/Makkasau terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Papua. Mulai dari pelayanan kesehatan, membantu warga dalam kondisi darurat, hingga kegiatan pembinaan teritorial menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Aksi penyelamatan di Kampung Bereleme kembali menunjukkan bahwa kehadiran Satgas Yonif 721/Makkasau tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan. Di wilayah dengan akses layanan publik yang masih terbatas, respons cepat prajurit menjadi harapan sekaligus bukti nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
(PERS)













































