PUNCAK - Upaya memperkuat perekonomian masyarakat di pedalaman Papua terus dilakukan melalui langkah nyata. Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi menggelar Program BOTANI (Borong Hasil Tani Negeri) dengan membeli langsung hasil panen petani di Pasar Tradisional Beoga, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (12/7/2026).
Aksi sosial yang dilaksanakan personel Titik Kuat (TK) Dangbet itu menjadi bentuk dukungan terhadap petani lokal sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Berbagai komoditas seperti sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, hingga hasil bumi khas Papua dibeli langsung dari para pedagang tanpa melalui perantara.
Selain membantu pemasaran hasil panen, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial. Personel Satgas berdialog dengan para petani dan pedagang untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memberikan motivasi agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi keluarga.
Komandan TK Dangbet Kapten Inf. Riki Kurniawan, S.Tr.Han., mengatakan Program BOTANI merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat langsung.
"Program BOTANI kami hadirkan untuk membantu petani mendapatkan nilai ekonomi dari hasil panennya. Dengan membeli langsung hasil tani warga, kami berharap pendapatan masyarakat meningkat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit dan warga. Kehadiran kami di pasar bukan sekadar berbelanja, tetapi juga mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat, " ujarnya.
Kehadiran personel Satgas di tengah aktivitas pasar mendapat sambutan positif dari masyarakat Beoga. Suasana pasar yang ramai semakin hidup dengan interaksi hangat antara prajurit dan warga, mencerminkan kedekatan yang terus dibangun selama pelaksanaan tugas di wilayah Papua Tengah.
Yohana, salah seorang pedagang mengaku program tersebut memberikan dampak langsung terhadap penghasilan para petani karena hasil kebun yang dibawa ke pasar dapat terjual lebih cepat.
"Kami merasa sangat terbantu karena hasil kebun kami dibeli langsung oleh bapak-bapak TNI. Penghasilan kami bertambah dan kami merasa hasil kerja para petani benar-benar dihargai. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, " kata salah Yohana, seorang pedagang di Pasar Tradisional Beoga.
Program BOTANI menjadi salah satu bentuk komitmen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat selama menjalankan tugas di Papua. Selain menjaga stabilitas keamanan wilayah, prajurit juga aktif melaksanakan berbagai program sosial, pemberdayaan ekonomi, pelayanan masyarakat, serta pembinaan teritorial yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, Satgas berharap sektor pertanian lokal terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, kedekatan antara TNI dan rakyat diharapkan semakin kuat sebagai fondasi untuk mewujudkan Papua yang aman, mandiri, dan sejahtera.
(PERS)













































