KEBUMEN - Semangat gotong royong kembali menggelora di lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0709/Kebumen. Sebelum memulai pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter di Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, seluruh personel Satgas TMMD bersama warga mengawali aktivitas dengan apel pagi sebagai langkah memperkuat koordinasi, disiplin, dan keselamatan kerja demi menghasilkan pembangunan yang berkualitas, Selasa (28/7/2026).
Apel dipimpin Bati Bakti Staf Teritorial Kodim 0709/Kebumen, Pelda Sujito, dan diikuti seluruh personel Satgas TMMD serta masyarakat yang terlibat dalam pembangunan. Kegiatan tersebut menjadi momentum menyatukan langkah sekaligus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, Pelda Sujito menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting untuk membangun kedisiplinan, memperkuat koordinasi, membagi tugas secara merata, serta mengevaluasi progres pekerjaan agar seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil maksimal.
"Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Dengan disiplin dan koordinasi yang baik, kami optimistis seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai kualitas yang diharapkan, " ujar Pelda Sujito.
Usai apel, personel Satgas bersama warga langsung bergerak menuju lokasi pembangunan rabat beton. Bahu-membahu mengangkut material hingga proses pengecoran, mereka menunjukkan sinergi yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD di berbagai daerah.
Pembangunan jalan sepanjang 600 meter ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat Desa Mangunranan, memperlancar aktivitas ekonomi, serta membuka peluang bagi percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0709/Kebumen tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kemajuan desa. Semangat tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
(Agung)


















































