KLATEN – Babinsa Desa Glagah Koramil 05/Jatinom Kodim 0723/Klaten, Serka Slamet Riyadi menghadiri kegiatan Rembuk Stunting, Pelantikan Ketua RT/RW, serta Sosialisasi Pengisian Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Desa Glagah, Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten, Selasa (4/8/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Camat Jatinom Lasono, Kepala Puskesmas Jatinom dr. Ambar, Kepala Desa Glagah Sumedi Waloyo, Ketua BPD, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), seluruh Ketua RT/RW se-Desa Glagah, serta kader PKK dan Posyandu.
Pelaksanaan rembuk stunting bertujuan memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang terarah. Selain itu, pelantikan Ketua RT/RW diharapkan semakin memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat lingkungan, sedangkan sosialisasi pengisian keanggotaan BPD menjadi bagian dari upaya mewujudkan proses yang transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Glagah Serka Slamet Riyadi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan setiap program pembangunan.
“Permasalahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Demikian pula dengan pelantikan RT/RW dan proses pengisian keanggotaan BPD, diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Koramil 05/Jatinom melalui Babinsa akan terus mendukung setiap program pemerintah desa demi terwujudnya masyarakat yang sehat, aman dan sejahtera, ” ujar Serka Slamet Riyadi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar serta menjadi sarana mempererat koordinasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
Melalui kehadiran Babinsa pada kegiatan tersebut, Koramil 05/Jatinom terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program pemerintah, baik di bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat, maupun penguatan tata kelola pemerintahan desa. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan kondisi wilayah yang kondusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. (Red)


















































