Babinsa Koramil 0804/01 Magetan bersama Tiga Pilar Kelurahan laksanakan Tirakatan dan Ziarah Leluhur

10 hours ago 8

Magetan. - Babinsa Kelurahan Tawanganom dan Babinsa kelurahan Selosari Koramil Tipe B 0804/01 Magetan jajaran Kodim 0804/Magetan Serka Ponijan dan Koptu Dwi Santoso bersama Tiga Pilar Kelurahan melaksanakan kegiatan Tirakatan dalam rangka menyambut dan memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1448 H bertempat di Pendopo Kelurahan Tawanganom dan wilayah kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan. Selasa (16.06.26)

Hadir dalam kegiatan tersebut di Kelurahan Tawanganom diantaranya Kepala Kelurahan Tawanganom Safaat Setya Romandon S.STP, Babinsa kelurahan Tawanganom Serka Ponijan, Bhabinkantibmas kelurahan Tawanganom Aipda Fenly, Perangkat kelurahan Tawanganom sedangkan di kelurahan Selosari antara lain Bpk. Mey Kusyono, S. Sos. (Kakel. Selosari), Bpk. Marlan (Ketua LPM Kel. Selosari), Koptu Dwi Santoso (Babinsa Kelurahan Selosari), Aipda Heri Setiawan (Babinkamtibmas Kel. Selosari), Ibu Triyana (Ketua TP PKK Kel. Selosari) beserta anggota, Perangkat Kel. Selosari, Tokoh agama, tokoh adat dan Warga masyarakat kelurahan Selosari .

Malam 1 Muharram atau disebut juga dengan Malam Tahun Baru Islam mempunyai makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.

Di Kelurahan Tawanganom dan Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan malam ini dirayakan dengan tradisi Tirakat yang telah dilakukan masyarakat setempat secara turun-temurun. Kegiatan Tradisi ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, namun juga mempererat hubungan sosial Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Kelurahan dan antar warga.

Tirakat di malam 1 Muharram tidak hanya sekedar ritual semata, melainkan juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Kelurahan dan antar warga. Dalam suasana yang khidmat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Kelurahan, acara ini selalu diadakan setelah Isyak.

Acara di isi doa awal tahun dan akhir tahun. Di isi mauidlhoh / wejangan dari sesepuh. acara ini menjadi waktu untuk instropeksi , memohon ampunan , dan meminta petujuk serta keberkahan dalam menyambut tahun baru islam. Momen ini digunakan untuk merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir dan merencanakan perbaikan di tahun mendatang. 

Kegiatan ini melestarikan nilai-nilai yang melekat pada masyarakat Jawa yaitu gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan. Tirakatan juga menjadi momen untuk mengenang jasa para pahlawan dan leluhur yang memberikan pengaruh terhadap kelurahan tersebut agar generasi muda belajar menghargai sejarah dan budayanya. Pungkas Serka Ponijan (R 01)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |