Garut – Upaya penanggulangan bencana alam tanah longsor dilaksanakan di Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat (10/6/2025). Kegiatan tersebut bertujuan membantu warga yang terdampak bencana longsor serta mempercepat pemulihan kondisi lingkungan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kegiatan ini melibatkan Babinsa Desa Sudalarang, Sertu Kasdeni, bersama Kepala Desa Sudalarang Deni Giana dan masyarakat setempat. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan material longsor serta membantu warga yang terdampak sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi bencana.
Sertu Kasdeni mengatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk pengabdian dan komitmen untuk selalu membantu warga, terutama saat menghadapi musibah bencana alam.
Salah seorang warga Desa Sudalarang menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang telah membantu kami. Kehadiran mereka memberikan semangat dan harapan bagi warga yang terdampak longsor, " ujar perwakilan warga.
Kepala Desa Sudalarang, Deni Giana, mengapresiasi sinergi antara TNI dan masyarakat. "Gotong royong yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Terima kasih kepada Babinsa dan seluruh warga yang telah bekerja tanpa mengenal lelah demi membantu sesama, " ungkapnya.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1104/Sukawening, Kapten Inf Jajang Nasiban, menegaskan bahwa Koramil akan terus hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi. "Kami akan selalu siap mendukung upaya penanggulangan bencana dan memastikan Babinsa berada di garis depan bersama masyarakat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan, " tegasnya.
Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menyampaikan bahwa penanganan bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan TNI. "Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat harus terus diperkuat, " ujarnya.
Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., mengatakan bahwa semangat gotong royong harus terus dipelihara. "Kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat penanganan bencana serta proses pemulihan di wilayah terdampak, " katanya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan komitmen jajaran Kodam III/Siliwangi dalam membantu masyarakat. "Kodam III/Siliwangi akan terus hadir di tengah rakyat dalam setiap situasi, termasuk saat terjadi bencana alam. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong, saling membantu, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, " tuturnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan dampak bencana longsor dapat segera ditangani, sehingga masyarakat Desa Sudalarang dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadapi setiap tantangan demi kemanusiaan. (PERS)


















































