DLH Uji Sampel Hilir Sungai Cisadane Imbas Tercemar Kimia

3 hours ago 2

Tangerang, CNN Indonesia --

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang melakukan uji laboratorium terhadap sampel air Sungai Cisadane yang diduga tercemar residu bahan kimia insektisida akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Tangerang, Ari Margo, mengatakan pencemaran diduga berasal dari sisa material kebakaran yang terbawa aliran sungai hingga wilayah hilir Kabupaten Tangerang, sebelum masuk lautan.

"Sungai itu hilirnya ada di Kabupaten Tangerang, seperti di Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, dan Sepatan, jadi kita cek di hilir," ujar Margo, Selasa (10/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Margo menjelaskan, pihaknya telah mengambil sejumlah sampel air untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kandungan cemaran kimia serta tingkat keasaman (pH) air. Proses pengujian diperkirakan memakan waktu sekitar dua pekan.

Selama uji laboratorium berlangsung, DLH mengimbau masyarakat di sepanjang aliran Sungai Cisadane dan anak sungainya untuk sementara tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

"Untuk sementara ini untuk daerah aliran Sungai Cisadane dan anak sungainya ya, yang berpotensi terlewati aliran itu, untuk sementara jangan mengonsumsi, mandi, cuci itu dulu sementara," imbaunya.

Sebelumnya, kebakaran gudang kimia itu terjadi Senin sekitar pukul 04.30 WIB. Api sempat sulit dipadamkan karena di dalam gudang terdapat berbagai bahan kimia.

Dampak kebakaran itu diduga menimbulkan dampak lanjutan terhadap lingkungan sekitar. Salah satu aliran kali di Serpong, dekat lokasi kebakaran dilaporkan tercemar, ditandai dengan ikan yang mengapung dan berenang tidak normal.

(dod/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |