Jayapura – Komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua terus diperkuat dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Hal tersebut ditegaskan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., dalam pengarahan terpusat yang diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, Kamis (27/11/2025), melalui video conference (vicon).
Satuan Kodim 1701/Jayapura, pengarahan virtual tersebut diikuti oleh Kasdim 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara, S.T., M.IP., bersama para perwira staf dan prajurit Kodim 1701/Jayapura di Aula Makodim. Kegiatan turut diikuti secara serempak dari masing-masing Koramil jajaran Kodim 1701/Jayapura.
Pengarahan berpusat di Korem 172/Praja Wira Yakti (PWY), dipimpin langsung Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih, Ny. Surry Amrin Ibrahim.
Dalam pengarahannya, Pangdam menekankan sejumlah langkah antisipatif jelang 1 Desember, momentum yang diperingati oleh sebagian kelompok tertentu sebagai HUT West Papua. Ia menginstruksikan kepada seluruh prajurit agar mengutamakan keselamatan serta perlindungan Masyarakat, menjaga situasi wilayah tetap aman dan damai, mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis serta tidak menggunakan kekerasan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pangdam juga menegaskan larangan tegas terhadap pengibaran Bendera Bintang Kejora, yang harus dicegah melalui: optimalisasi komunikasi sosial (komsos), patroli yang terukur dan terarah, kehadiran personel di wilayah sebagai bentuk show of force yang profesional serta proporsional demi menjaga stabilitas keamanan tanpa mengusik kenyamanan masyarakat.
Selain keamanan eksternal, Pangdam turut menyoroti pembinaan internal satuan. Ia menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap perundungan dan kekerasan senior kepada junior.
“Jika saya menemukan kekerasan di jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, saya pastikan pecat, pecat dan pecat! Saya akan tindak tegas pelakunya, ” ujar Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
Pangdam juga mengingatkan personel Satgas agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum, seperti penyelundupan senjata api, peredaran narkoba, penyelundupan emas dan komoditas illegal, distribusi barang terlarang lainnya.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya penguatan kapasitas prajurit melalui: pembinaan fisik dan olahraga terprogram, penguatan jejaring informasi bersama masyarakat sebagai deteksi dan cegah dini, soliditas hubungan pimpinan dan bawahan untuk menjaga moral serta disiplin serta kebijakan bijak dalam penggunaan media sosial demi menjaga citra dan kehormatan TNI.
Ia juga mengutip arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menempatkan Papua sebagai salah satu Center of Gravity keamanan nasional, bersama DKI Jakarta dan Aceh, guna menjamin stabilitas negara sehingga pembangunan ekonomi dan sosial dapat berjalan aman di seluruh Indonesia.
Menutup pengarahan, Pangdam menyampaikan pesan moral yang menyentuh kepada prajurit: “Jangan sakiti hati rakyat, hormati adat dan budaya local, laksanakan tugas dengan senyum, salam, sapa. Tingkatkan iman dan kesehatan. Saya bangga kepada kalian. Tetap semangat dan jaga kesehatan, ” pungkasnya.
Usai pengarahan, Letkol Arm Mustafa Lara menegaskan kesiapan Kodim 1701/Jayapura dalam menindaklanjuti setiap arahan pimpinan.
“Arahan Bapak Pangdam menjadi pedoman kami dalam menjaga stabilitas wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya, khususnya jelang 1 Desember. Kami siap mengawal keamanan secara bermartabat dengan pendekatan humanis dan profesional, ” kata Kasdim.
Ia menegaskan komitmen satuan untuk mengutamakan langkah persuasif dan humanis. Memperkuat pembinaan internal tanpa kekerasan serta perundungan. Mengoptimalkan deteksi dini dan patroli terukur di wilayah. Membangun komunikasi serta penggalangan bersama masyarakat. Menghormati adat, budaya, dan kearifan lokal Papua.
Di akhir pernyataannya, Kasdim memberi pesan motivasi kepada prajurit, “Jaga kehormatan TNI. Jangan sakiti hati rakyat. Hadirkan keamanan dengan wajah TNI yang ramah, tegas, profesional. Tetap bijak di media sosial, kuatkan iman, dan jaga kesehatan. Kami siap mendukung penuh Papua yang damai, maju, dan bermartabat, ” tutupnya. (Redaksi Papua)


















































