SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., turun langsung mengecek kesiapan personel dan satuan Yonif TP 455/Satria Pandanaran (SP). Peninjauan dilakukan di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi personel, sarana pendukung, serta lingkungan yang menjadi bagian dari pembinaan Yonif TP 455/SP.
Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif. Paparan tersebut mencakup kondisi personel, tingkat kesiapan satuan hingga kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas.
Usai menerima paparan, Pangdam meninjau sejumlah fasilitas di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu titik yang diperiksa, termasuk kawasan perkebunan di sekitar lokasi.
Berlanjut ke Lokasi Mako
Peninjauan kemudian berlanjut ke lokasi pembangunan Markas Komando (Mako) Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.

Di lokasi tersebut, Mayjen TNI Achiruddin mengecek kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.
Peninjauan langsung itu menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan secara menyeluruh. Tidak hanya menyangkut jumlah personel, tetapi juga kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan sarana dan lingkungan satuan.
“Kesiapan satuan harus dibangun secara menyeluruh. Personel harus memiliki kemampuan, disiplin dan moril yang baik, sementara sarana pendukung juga harus dipersiapkan agar satuan benar-benar siap ketika menghadapi tugas, ” tegas Mayjen TNI Achiruddin.
Menurut Pangdam, pembinaan satuan menjadi bagian penting untuk membentuk Yonif TP 455/Satria Pandanaran sebagai satuan yang solid dan tangguh.
Dari Sumowono hingga Bancak, pengecekan tersebut memperlihatkan perhatian Kodam IV/Diponegoro terhadap kesiapan satuan baru, baik dari sisi personel maupun infrastruktur pendukung.
Turut mendampingi Pangdam dalam peninjauan tersebut Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S.Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom IV/3 Salatiga.
Kesiapan prajurit menjadi kunci. Satuan solid, personel tangguh, tugas siap dijalankan.
(Agung)

















































