Warga Pogapa Sakit, Satgas Yonif 757/GV Evakuasi Cepat ke Timika

13 hours ago 5

INTAN JAYA - Perjuangan seorang warga Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, untuk mendapatkan perawatan medis yang layak akhirnya terwujud berkat sigapnya personel Satgas Yonif 757/GV. Pada Kamis (20/8/2026), sebuah misi kemanusiaan dilancarkan untuk mengevakuasi warga yang sakit parah menuju Timika, kota yang menawarkan fasilitas kesehatan lebih memadai.

Kepemimpinan Kapten Chk Wahyudi menjadi motor penggerak dalam operasi penyelamatan jiwa ini. Bersama sejumlah prajuritnya, ia memastikan setiap langkah evakuasi berjalan lancar, meski medan yang berat dan tantangan geografis menjadi ujian nyata di tanah Papua Tengah. Pasien, yang kondisinya membutuhkan perhatian segera, dibawa dengan penuh kehati-hatian menggunakan tandu, menempuh perjalanan menuju titik keberangkatan pesawat yang telah disiapkan.

“Kami membantu proses evakuasi agar warga yang sakit dapat segera dibawa ke Timika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Keselamatan pasien menjadi perhatian utama selama proses pemindahan, ” ujar Wahyudi, menekankan prioritas utama dalam setiap tindakan prajuritnya.

Melihat para prajurit berjuang keras mengangkat pasien dengan tandu menuju pesawat, hati warga Kampung Pogapa dipenuhi rasa haru dan terima kasih. Bantuan ini bukan sekadar pertolongan fisik, melainkan bukti nyata kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, terutama di daerah yang akses transportasinya masih menjadi kendala besar.

Respons positif dari masyarakat Pogapa menjadi saksi bisu betapa berharganya keterlibatan personel Satgas dalam situasi darurat seperti ini. Hal ini juga menunjukkan betapa krusialnya sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam memberikan pertolongan medis yang cepat dan tepat waktu.

Bagi Satgas Yonif 757/GV, keterlibatan dalam misi kemanusiaan seperti ini bukan sekadar tugas, melainkan sebuah kehormatan. Ini adalah cara mereka menjaga hubungan harmonis dengan warga, sekaligus menjalankan amanah untuk melindungi dan melayani masyarakat di wilayah penugasan mereka.

Perjalanan dari Pogapa menuju Timika pada hari itu dipenuhi satu tujuan mulia: memastikan nyawa seorang warga terselamatkan dan ia segera mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |