LANNY JAYA - Langkah para prajurit TNI menyusuri jalur perbukitan Kampung Ninggeyagin, Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (11/6/2026), tak hanya membawa misi menjaga keamanan wilayah. Di balik patroli yang mereka lakukan, terselip aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pedalaman Papua.
Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) menggelar patroli keamanan yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan gratis serta kegiatan gotong royong bersama warga sebagai bagian dari program Pembinaan Teritorial Terbatas (Bintertas).
Kegiatan tersebut diprakarsai Danpos Titik Kuat (TK) Ninggeyagin, Lettu Inf Sahli, dengan melibatkan 15 personel yang dipimpin Bamin Log Sertu Muh Rifky Wahyu Aprelian. Tim bergerak menyusuri rute patroli sepanjang 1, 81 kilometer untuk memastikan situasi keamanan di sekitar wilayah penugasan tetap aman dan kondusif.
Namun patroli kali ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan.
Saat tiba di Check Point 5 yang berada di kawasan permukiman warga dan honai masyarakat setempat, para prajurit langsung berinteraksi dengan warga yang menyambut mereka dengan hangat.
Tim kesehatan pos yang terdiri dari Bakes Serda Ade Irwansyah Putra dan Takes Pratu I Kadek Ardiansyah kemudian membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Sementara personel lainnya bergotong royong membersihkan lingkungan kampung bersama warga.
Patroli yang Membawa Harapan
Danpos TK Ninggeyagin, Lettu Inf Sahli, mengatakan patroli tersebut sengaja dirancang dengan pendekatan humanis agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran TNI.
"Kami ingin masyarakat melihat bahwa TNI bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan pelindung yang siap membantu kesulitan warga. Keamanan harus berjalan beriringan dengan pelayanan kepada masyarakat, " ujar Lettu Sahli.
Menurutnya, akses layanan kesehatan yang masih terbatas di sejumlah wilayah pedalaman menjadi salah satu alasan mengapa kegiatan pelayanan medis rutin dilakukan bersamaan dengan patroli wilayah.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, menegaskan bahwa tugas prajurit di Papua tidak semata-mata menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
"Menjaga kedaulatan negara bukan hanya tentang pengamanan wilayah. Kehadiran TNI harus mampu memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Di mana ada kesulitan masyarakat, di situ TNI harus hadir memberikan bantuan dan pelayanan, " tegas Dedi.
Ia menambahkan, kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Papua Pegunungan.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir membawa rasa aman, ketulusan, dan semangat gotong royong untuk membangun masa depan Papua yang damai dan sejahtera, " lanjutnya.
Warga Merasa Terbantu
Kegiatan pelayanan kesehatan dan kerja bakti tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Ninggeyagin. Warga mengaku terbantu, terutama karena akses terhadap layanan medis di wilayah tersebut masih cukup terbatas.
Selain membantu pemeriksaan kesehatan, kehadiran prajurit yang membaur bersama masyarakat dinilai semakin mempererat hubungan emosional antara warga dan aparat keamanan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim patroli kembali ke Pos TK Ninggeyagin dengan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Bukan hanya jejak patroli keamanan, tetapi juga jejak kepedulian dan persaudaraan yang semakin memperkuat hubungan TNI dengan rakyat di wilayah pegunungan Papua.
(PERS)


















































