Penertiban Bangunan Liar di Puncak Cipanas: Wajah Baru Jalur Wisata

1 hour ago 5

Cianjur - Suasana pagi itu di Jalan Raya Puncak Ciloto, Kabupaten Cianjur, diwarnai semangat kolaborasi. Sejak Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 08.30 WIB, anggota Koramil 0608-04/Cipanas tak sendiri. Mereka bersama ratusan personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Cianjur bersatu padu mengawal sebuah misi penting: menertibkan bangunan liar yang telah lama berdiri di atas Ruas Milik Jalan (Rumija).

Operasi skala besar ini, yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Cianjur, Joko Purnomo, mengerahkan sekitar 250 personel. Tujuannya jelas: memastikan kawasan wisata Puncak yang memesona ini tampil lebih tertata dan nyaman bagi setiap pengunjung yang datang.

Kegiatan diawali dengan apel pemanasan, di mana Asda 1 Kabupaten Cianjur, Arif Purnawan, memimpin pembagian tugas. Personel dibagi ke dalam tiga zona vital: Jalur Jembatan Ciguntang, Jalur Botol Kecap, dan kawasan Segar Alam Puncak. Kehadiran para petinggi daerah, seperti Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Iwan Setiawan, Danramil 04/Cipanas Kapten Kav. M. Maru’fin, dan Kapolsek Pacet AKP Amir Said, SE, turut memberikan penekanan pada keseriusan upaya penegakan aturan demi fasilitas umum yang lebih baik.

Meskipun sebagian besar proses berjalan lancar, ada momen di mana petugas harus meredam gejolak aspirasi. Sekitar 70 warga pedagang dan sopir angkutan di Segar Alam Puncak menyuarakan keberatan. Sambil membentangkan spanduk tuntutan, mereka mengungkapkan kekhawatiran akan hilangnya mata pencaharian dan berharap adanya kejelasan soal relokasi. Ketegangan sempat muncul ketika seorang perwakilan pedagang mempertanyakan mengapa bangunan milik Bapak Oos yang berlegalitas lengkap (SHM, IMB, dan SIUP) tidak ikut dibongkar, sebuah pertanyaan yang dijawab langsung oleh pemiliknya dengan menunjukkan bukti dokumen.

Tak hanya para pedagang, perwakilan sopir angkutan jalur Puncak yang dipimpin Saudara Aray Nugraha juga melakukan audiensi. Keluhan mereka seputar penurunan jumlah penumpang akibat penertiban ini ditanggapi serius oleh Kabid Lalu Lintas Dishub Cianjur. Permintaan mereka untuk berdiskusi dengan Pemda Cianjur dalam seminggu ke depan demi mencari solusi bersama pun segera diakomodir.

Akhirnya, pada pukul 17.50 WIB, seluruh rangkaian pembongkaran bangunan liar ini tuntas. Berkat pengamanan ketat, situasi tetap kondusif dan terkendali.

Di sela-sela kesibukan pengamanan, Serma Ari, Babinsa dari Koramil 0608-04/Cipanas, berbagi pandangannya. “Kami dari Koramil selalu berusaha mengedepankan pendekatan yang humanis, namun tetap tegas. Ruas milik jalan memang harus dikembalikan fungsinya demi keselamatan semua dan keindahan Puncak. Saya mengapresiasi warga pedagang yang menyampaikan aspirasinya dengan tertib. Kami sangat mendukung langkah Kepala Desa Ciloto yang akan bersurat kepada Bupati untuk mencari solusi relokasi atau pekerjaan baru, agar ekonomi masyarakat kecil tetap berjalan, ” ungkap Serma Ari.

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |