Saat Sekolah Tak Selalu Mudah Dijangkau, Prajurit TNI Jadi Guru bagi Anak-Anak Hiyabu di Intan Jaya

19 hours ago 5

INTAN JAYA - Di sebuah rumah sederhana milik Kepala Suku Hiyabu, tawa dan semangat belajar anak-anak terdengar menghidupkan suasana Kampung Hiyabu, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Bukan guru sekolah yang mengajar hari itu, melainkan personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 757/Ghuvannara (GV) yang turun langsung mendampingi proses belajar anak-anak di wilayah pedalaman Papua, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan belajar mengajar tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap dunia pendidikan di daerah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan akses pendidikan. Rumah Kepala Suku Hiyabu, Zakarias Miagoni, disulap menjadi ruang belajar sementara yang dipenuhi antusiasme anak-anak kampung.

Di bawah tanggung jawab DPP Kapten Inf Diki P. Siregar, personel Satgas TK Hiyabu memberikan pelajaran dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengetahuan umum yang disampaikan dengan metode interaktif dan menyenangkan.

Suasana belajar berlangsung hangat. Anak-anak tampak aktif menjawab pertanyaan, sementara para orang tua ikut mendampingi dan menyaksikan langsung proses pembelajaran yang diberikan oleh para prajurit.

Kapten Inf Diki P. Siregar mengatakan pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan Papua. Karena itu, kehadiran Satgas di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berupaya membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus mendapatkan kesempatan belajar dengan baik. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin membantu mereka tetap memperoleh pengetahuan dan motivasi untuk terus belajar meskipun berada di daerah dengan berbagai keterbatasan, " ujar Diki.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu membawa perubahan positif bagi daerahnya di masa mendatang.

"Kami berharap kehadiran personel Satgas dapat menambah semangat belajar anak-anak. Jika mereka memiliki pendidikan yang baik, maka mereka akan memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih cerah, " tambahnya.

Kepala Suku Hiyabu, Zakarias Miagoni, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh personel Satgas kepada anak-anak di kampungnya.

"Kami sangat berterima kasih karena bapak-bapak TNI mau meluangkan waktu mengajar anak-anak kami. Mereka terlihat senang dan bersemangat mengikuti pelajaran. Ini sangat membantu masyarakat di sini, " katanya.

Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pendidikan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara masyarakat dan personel Satgas yang bertugas di wilayah tersebut. Kehadiran prajurit di tengah kehidupan warga dinilai mampu membangun rasa kebersamaan dan kepercayaan yang semakin kuat.

Bagi anak-anak Kampung Hiyabu, hari itu bukan sekadar sesi belajar biasa. Di rumah kepala suku yang berubah menjadi ruang kelas sederhana, mereka mendapatkan pelajaran sekaligus motivasi untuk terus bermimpi dan mengejar cita-cita.

Melalui program pembinaan teritorial yang menyentuh sektor pendidikan, Satgas Yonif 757/GV berharap dapat turut berkontribusi dalam mencetak generasi muda Papua yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Autentikasi: Pen Yonif 757/GV

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |