Satgas Habema Bantah Tembakkan 7.000 Amunisi di Paniai, Operasi Diklaim Terukur

5 hours ago 2

PANIAI - Satgas Habema membantah informasi yang menyebut personelnya menembakkan hingga 7.000 butir amunisi saat menjalankan operasi keamanan di wilayah Totiyo, sekitar Danau Paniai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Satgas Habema pada Rabu (12/8/2026) sebagai tanggapan atas pernyataan Jenderal RR Demianus Magai Yogi terkait aktivitas operasi keamanan di wilayah tersebut.

Satgas Habema menegaskan informasi mengenai penggunaan 7.000 butir amunisi tidak benar. Menurut Satgas, setiap informasi mengenai operasi keamanan harus disampaikan berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan.

Dalam pelaksanaan patroli menuju wilayah Totiyo, personel Satgas memang mendengar suara tembakan. Namun, suara tersebut tidak secara otomatis diikuti tindakan balasan oleh personel TNI.

Satgas menegaskan setiap penggunaan kekuatan dilakukan berdasarkan situasi di lapangan, secara terarah dan terukur, serta mengikuti prosedur operasi yang berlaku. Keselamatan masyarakat Papua disebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam setiap pengambilan tindakan.

"Setiap penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas dilakukan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat Papua, " tegas Satgas Habema dalam keterangannya.

Satgas Habema juga menyatakan akan terus menjalankan upaya penegakan keamanan terhadap kelompok yang melakukan tindakan melawan hukum. Termasuk mengejar upaya pengamanan kembali senjata yang disebut telah dirampas dari aparat.

Meski demikian, Satgas menekankan operasi di wilayah Papua tetap mengedepankan prinsip profesionalisme, proporsionalitas, dan kemanusiaan.

"Kehadiran Satgas Habema ditujukan untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat Papua, serta mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Papua, " tegasnya.

Satgas Habema mengajak seluruh pihak menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di Papua secara akurat dan berdasarkan fakta. Langkah tersebut dinilai penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dengan pendekatan operasi yang diklaim terukur, Satgas Habema menyatakan komitmennya untuk tetap menjalankan tugas keamanan sekaligus meminimalkan risiko terhadap masyarakat sipil di wilayah operasi.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |