BANGKALAN - Suasana Gedung Manunggal Makodim Bangkalan, Rabu (12/8/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, ratusan warga, prajurit TNI, anggota Persit, dan perwakilan instansi pemerintah datang dengan tujuan yang sama: berbagi kepedulian. Dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim Bangkalan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah sebagai bentuk pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara TNI dan rakyat dalam semangat saling menjaga kehidupan.
Sebanyak 36 tenaga kesehatan dari Poskes Kodim, Puskesmas Jaddih, dan UTD Syamrabu melayani masyarakat tanpa henti. Satu per satu warga menjalani pemeriksaan kesehatan, sementara di sisi lain para pendonor dengan sukarela mengulurkan lengan mereka. Dari 285 peserta yang hadir, tercatat 150 orang memanfaatkan layanan kesehatan gratis dan 135 kantong darah berhasil dikumpulkan. Angka-angka tersebut bukan sekadar data, melainkan cerminan besarnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat Bangkalan.
Bagi mereka yang mendonorkan darahnya, mungkin hanya membutuhkan beberapa menit. Namun, bagi pasien yang kelak menerima darah tersebut, bantuan itu bisa menjadi harapan untuk kembali pulih dan berkumpul bersama keluarga. Nilai kemanusiaan inilah yang ingin terus dihidupkan melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan dengan membangun infrastruktur, tetapi juga dengan menjaga kesehatan, menyelamatkan nyawa, dan menghadirkan rasa aman bagi sesama.

Dandim Bangkalan, Letkol Inf. Heru Dwi Santoso, S.IP., M.M., menegaskan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. "Setiap kantong darah yang terkumpul membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan. Demikian pula layanan kesehatan yang kami berikan merupakan bentuk kepedulian agar masyarakat semakin sehat dan sejahtera. Inilah makna kemanunggalan TNI dengan rakyat, saling membantu, saling menguatkan, dan bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik, " ungkap Dandim.


















































