PAPUA - Menjadi saksi bisu hangatnya interaksi antara Satgas Yonif 408/Sbh dan masyarakat Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Papua. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang penuh keakraban, para prajurit tak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga merajut benang persaudaraan dengan penduduk setempat. Senin (17/11/2025).
Di tengah lanskap pedalaman Papua yang memukau, personel Satgas dari Pos Nenggeagin menyambangi rumah-rumah warga, menciptakan suasana dialog yang tulus. Tawa ringan dan cerita kehidupan sehari-hari mengalir, mempererat ikatan emosional antara prajurit dan masyarakat.
Kapten Inf Subur, Danpos Nenggeagin, menekankan esensi dari kegiatan ini. “Kegiatan Komsos seperti ini sangat penting bagi kami. Dengan dialog langsung, kami bisa mengetahui apa saja harapan maupun kebutuhan warga. TNI akan selalu berusaha hadir untuk membantu dan menjadi bagian dari masyarakat, ” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Beliau menambahkan, “Kepercayaan masyarakat adalah modal besar bagi kami. Kehangatan yang kami rasakan hari ini menjadi semangat bagi prajurit dalam setiap tugas.”
Tak kalah antusias, warga Kampung Nenggeagin menyambut hangat kehadiran para prajurit. Salah seorang tokoh masyarakat mengungkapkan rasa syukurnya, “Kami senang kalau bapak-bapak TNI datang. Kami merasa diperhatikan. Semoga hubungan ini terus baik, supaya kampung tetap aman dan damai.” Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI lebih dari sekadar menjaga keamanan, namun juga sebagai sahabat yang peduli.
Lebih dari sekadar Komsos, Satgas Yonif 408/Sbh secara konsisten aktif dalam berbagai program kemanusiaan. Mulai dari pelayanan kesehatan yang menyentuh, pendampingan pendidikan yang mencerdaskan, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya, semuanya dilakukan demi kesejahteraan masyarakat Papua.
Kehadiran prajurit yang turun langsung ke lapangan, berbaur dan berdialog dengan warga, adalah cerminan komitmen TNI untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya dengan masyarakat di wilayah penugasan. Komsos di Kampung Nenggeagin ini kembali menegaskan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai pengayom dan bagian integral dari keluarga besar masyarakat Papua.
(jurnalis)


















































