LANNY JAYA - Di tengah keheningan pedalaman Papua, tepatnya di Kampung Tumbupur, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, sebuah pesan kuat tentang persatuan dan kebangsaan ditancapkan. Pada Kamis (20/11/2025), personel Satgas Yonif 408/Sbh melalui Pos Tumbupur menggelar aksi sederhana namun sarat makna: memasang banner Merah Putih di Jembatan Tumbupur. Banner bertuliskan 'Papua adalah NKRI, Harus Dijaga dan Dilindungi' kini membentang, menjadi saksi bisu semangat yang ingin ditanamkan.
Jembatan Tumbupur bukan sekadar infrastruktur penghubung. Ia adalah denyut nadi kehidupan sehari-hari bagi warga Kampung Tumbupur dan sekitarnya, jalur yang dilintasi setiap hari untuk beraktivitas. Pemasangan banner di lokasi strategis ini menjadi pengingat visual yang tak terlewatkan, sebuah peneguhan nilai-nilai kebangsaan yang diharapkan meresap ke dalam hati setiap penduduk. Lebih dari itu, langkah ini menjadi simbol kehadiran negara di wilayah yang masih berjuang dengan keterbatasan akses pembangunan, menegaskan bahwa Papua adalah bagian integral dari Indonesia yang tak terpisahkan.
Danpos Tumbupur, Kapten Inf Panca, menjelaskan bahwa kegiatan ini melampaui sekadar pemasangan spanduk. Ini adalah bagian dari upaya pembinaan teritorial yang tulus untuk merawat jalinan persatuan masyarakat Papua.
“Kami ingin masyarakat selalu ingat bahwa Papua adalah bagian penting dari Indonesia. Banner ini kami pasang di jembatan yang setiap hari dilintasi warga dari Goa Balim hingga Kuyawage. Harapannya, setiap orang yang lewat merasakan kehadiran negara dan tumbuh rasa bangga serta semangat menjaga kedamaian, ” ujarnya.
Kapten Inf Panca menambahkan bahwa Satgas memiliki harapan besar agar pesan-pesan kebangsaan terus hidup dan berakar kuat di tengah masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang selalu menjadi perhatian khusus pemerintah.
Sambutan hangat datang dari warga Kampung Tumbupur. Bagi mereka, tulisan di banner itu bukan sekadar hiasan, melainkan sebuah dorongan moral untuk senantiasa menjaga ketertiban dan kerukunan.
“Banner ini bagus. Setiap hari kami lewat jembatan ini, jadi kami ingat untuk jaga kampung dan hidup rukun. Kami senang karena TNI selalu bantu masyarakat di sini, ” ujar salah seorang warga dengan tulus.
Warga lainnya turut menambahkan, keberadaan Satgas Yonif 408/Sbh telah memberikan rasa aman yang tak ternilai dan menciptakan kedekatan emosional yang mendalam bagi masyarakat di pedalaman Papua.
Pemasangan banner Merah Putih ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Satgas yang bertujuan untuk meneguhkan kehadiran negara, mempererat sinergi antara TNI dan rakyat, serta menjaga suasana damai di Distrik Kuyawage. Melalui langkah sederhana namun penuh makna ini, Satgas Yonif 408/Sbh berupaya agar nilai persatuan dan cinta tanah air terus tumbuh subur dan mengakar kuat di hati seluruh masyarakat Papua.
(jurnalis)


















































