PUNCAK - Kampung Nipuralome, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan, kini diselimuti kehangatan yang berbeda. Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti, melalui Pos Titik Kuat Bendungan, kembali menorehkan jejak kebaikan dengan menghadirkan bantuan vital bagi warga. Sebuah unit solar cell lengkap dengan lampu kini menerangi honai milik Bapak Aku Murib, yang sebelumnya bergelut dalam kegelapan malam akibat minimnya akses listrik. Minggu (16/11/2025).
Kehadiran para prajurit TNI di tanah Papua bukan sekadar menjaga keamanan, namun lebih dari itu, mereka hadir untuk menjadi bagian dari solusi dan membawa perubahan positif. Pemasangan solar cell dilakukan langsung oleh personel Satgas yang cekatan, dipimpin oleh Serda Irsal, sementara detail instalasi panel surya dan jaringan kabel menjadi tugas Pratu Agusman. Setiap langkah dikerjakan dengan teliti demi memastikan perangkat penerangan ini dapat segera berfungsi.
“Kami membantu semampu kami. Penerangan ini diharapkan memudahkan aktivitas keluarga Bapak Aku Murib, terutama saat malam. Kehadiran TNI bukan hanya untuk keamanan, tapi juga untuk membawa perubahan positif, ” ujar Serda Irsal, menekankan komitmen Satgas dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Momen ketika lampu pertama kali berpendar di dalam honai Aku Murib sungguh mengharukan. Senyum haru terpancar jelas di wajahnya, sebuah senyum yang menyimpan cerita panjang tentang perjuangan dan kini disinari secercah harapan baru. Baginya, cahaya ini bukan sekadar penerangan fisik, melainkan simbol perhatian, kepedulian, dan bukti bahwa mereka tidak sendirian.
“Terima kasih banyak Pos Bendungan. Torang senang sekali, sekarang honai ada terang. Anak-anak bisa belajar dan lihat baik kalau malam. Tuhan berkati TNI, ” ungkap Aku Murib dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam.
Komandan Pos Bendungan, Lettu Inf Risal, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan seperti ini akan terus menjadi prioritas utama Satgas Yonif 700/WYC selama bertugas di Papua Pegunungan. Ia meyakini bahwa setiap upaya, sekecil apapun, memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat.
“Satu lampu yang menerangi satu honai mungkin terlihat kecil, tapi dampaknya besar bagi warga. Selama kami bertugas di Titik Kuat Bendungan, kami akan terus membantu sesuai kebutuhan masyarakat, ” tegas Lettu Inf Risal.
Aksi sederhana namun sarat makna ini semakin mempererat jalinan kasih antara TNI dan masyarakat Papua. Di tengah keheningan pegunungan, sebuah honai kini memancarkan cahaya terang, dan bersama cahaya itu, harapan baru mulai bersemi di hati warga Nipuralome.
(jurnalis)


















































