PUNCAK - Pendekatan humanis terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi di Papua Tengah. Melalui program Safari Honai, personel Satgas menyambangi rumah-rumah adat (honai) warga di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Kamis (9/7/2026), guna mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
Kegiatan komunikasi sosial tersebut menjadi salah satu upaya Satgas membangun kedekatan emosional dengan masyarakat di wilayah penugasan. Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, prajurit TNI duduk bersama warga, berdiskusi, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, hingga mencari solusi bersama terhadap kebutuhan di kampung.
Kehadiran personel Satgas disambut hangat oleh warga. Anak-anak tampak antusias menyambut kedatangan prajurit, sementara para tokoh masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk berdialog mengenai berbagai kondisi sosial di Kampung Julukoma.
Komandan TK Julukoma mengatakan Safari Honai merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang mengedepankan komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat.
"Kami ingin masyarakat melihat bahwa TNI bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi sahabat yang siap mendengar, berdiskusi, dan membantu mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Kedekatan seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah penugasan, " ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang dibangun dari honai ke honai menjadi cara efektif untuk memahami kondisi masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat rasa saling percaya antara prajurit dan warga.
Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Julukoma, Bapa Yeskel Kum, mengaku kehadiran Satgas selama ini membawa rasa aman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.
"Kami senang karena bapak-bapak TNI selalu datang ke honai kami, mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, dan tidak segan berbincang bersama warga. Kehadiran mereka membuat kami merasa diperhatikan dan semakin yakin bahwa TNI benar-benar menjadi bagian dari masyarakat di kampung ini, " ungkapnya.
Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Dialog berlangsung hangat diselingi canda tawa, mencerminkan hubungan harmonis yang terus terjalin di wilayah Distrik Beoga.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi, Letkol Inf Irzal Nofri, menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di Papua.
"Keamanan yang berkelanjutan lahir dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, kami terus mengedepankan komunikasi sosial melalui kegiatan seperti Safari Honai agar hubungan TNI dengan masyarakat semakin erat. Dengan kebersamaan, berbagai tantangan di wilayah dapat dihadapi secara bersama-sama, " kata Letkol Irzal Nofri.
Melalui Safari Honai, Satgas Yonif 731/Kabaresi kembali menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga lewat kepedulian, dialog, dan kebersamaan bersama masyarakat. Program ini diharapkan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.


















































