PANIAI - Tawa riang anak-anak mewarnai pengabdian prajurit Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 2 Marinir Gobang VIII Pasopati di Kampung Obano, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Jumat (17/7/2026). Di sela menjalankan tugas pengamanan wilayah, para prajurit menyempatkan diri berbagi makanan ringan dan berinteraksi hangat dengan anak-anak yang menyambut kedatangan mereka dengan penuh antusias.
Suasana akrab tampak saat prajurit Marinir bercengkerama, bermain, dan berbincang dengan anak-anak Papua di pinggir jalan kampung. Gelak tawa yang mengiringi pertemuan tersebut menjadi potret eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

Aksi sederhana itu menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan Satgas Yonif 2 Marinir. Selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, prajurit juga berupaya membangun kepercayaan dan memperkuat ikatan persaudaraan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Komandan Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 2 Marinir Gobang VIII Pasopati, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas prajurit di Papua.

"Setiap kegiatan yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Senyum dan tawa anak-anak Papua menjadi energi bagi prajurit untuk terus mengabdi dengan tulus, menjaga keamanan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, " ujar Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya diukur dari terciptanya situasi yang aman dan kondusif, tetapi juga dari terbangunnya hubungan yang erat antara prajurit dan masyarakat di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan sederhana yang penuh makna tersebut, Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 2 Marinir Gobang VIII Pasopati terus menunjukkan komitmennya menghadirkan pengabdian yang humanis di Tanah Papua. Kehadiran prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, kebersamaan, serta harapan bagi masyarakat, khususnya generasi muda Papua.
(PERS)


















































