PURWOREJO - Kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tidak hanya diisi dengan peninjauan sasaran pembangunan fisik. Di sela agenda tersebut, Tim Wasev bersama Dansatgas TMMD dan personel Satgas melaksanakan Sholat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Mukhlisin, Jumat (31/7/2026), sebagai wujud mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Suasana khusyuk dan penuh keakraban mewarnai ibadah berjamaah yang diikuti prajurit TNI dan warga. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi yang semakin memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat yang selama pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus bekerja berdampingan membangun desa.

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan menjadi bagian penting dari semangat TMMD yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik.
"TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah, maupun sarana lainnya, tetapi juga membangun kebersamaan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Sholat Jumat berjamaah ini menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri dengan warga sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, " ujar Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat yang terbangun melalui komunikasi, gotong royong, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Semangat kebersamaan yang tumbuh selama TMMD merupakan kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh program. Ketika TNI dan masyarakat saling mendukung, pembangunan akan berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan bersama, " tegasnya.
Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur terus menghadirkan nilai kemanusiaan di samping pembangunan infrastruktur. Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi, TNI berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
(Agung)


















































