PURWOREJO - Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tak hanya mengejar target penyelesaian pembangunan jalan rabat beton, tetapi juga memastikan kualitas dan keselamatan pengguna jalan. Salah satu tahap penting yang dilakukan adalah membuat tekstur pada permukaan beton guna mencegah jalan menjadi licin saat musim hujan. Pekerjaan tersebut dilakukan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Proses pembuatan tekstur dilakukan ketika permukaan beton masih dalam tahap pengeringan. Dengan menggunakan sapu, anggota Satgas TMMD membuat guratan-guratan halus di atas rabat beton sehingga permukaan jalan memiliki daya cengkeram lebih baik bagi kendaraan maupun pejalan kaki.

Anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Sertu Karji, mengatakan tahapan finishing tersebut merupakan bagian penting dalam standar pengerjaan konstruksi agar jalan yang dibangun tidak hanya kuat, tetapi juga aman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.
"Permukaan jalan sengaja kami beri tekstur menggunakan sapu agar tidak licin. Dengan cara ini, masyarakat dapat melintas dengan lebih aman, baik pengendara sepeda motor, kendaraan lainnya, maupun pejalan kaki, terutama saat kondisi jalan basah akibat hujan, " ujar Sertu Karji.
Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan dalam program TMMD dikerjakan secara teliti dengan mengedepankan mutu konstruksi. Perhatian terhadap detail menjadi bagian penting agar infrastruktur yang dibangun mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan tepat waktu, tetapi juga memastikan hasilnya berkualitas, kuat, aman, dan nyaman digunakan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendukung mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi desa menjadi lebih lancar, " tegas Sertu Karji.
Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo terus mengedepankan kualitas dalam setiap proses pembangunan. Jalan rabat beton yang dibangun di Desa Watuduwur diharapkan menjadi akses transportasi yang lebih aman, mempercepat aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Bruno.
(Agung)


















































