TUBAN, – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 0811/11 Kenduruan turut mengikuti kegiatan Apel Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan yang digelar di Pos Kamhut 95 Perum Perhutani BKPH Tawaran, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban. Jum'at, (17/07/2026)
Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Perhutani, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah kecamatan, relawan, serta berbagai elemen terkait sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya saat memasuki musim kemarau.
Melalui apel dan simulasi ini, seluruh peserta mendapatkan pembekalan mengenai prosedur penanganan awal kebakaran, koordinasi lintas instansi, penggunaan peralatan pemadaman, hingga langkah-langkah evakuasi apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan.
Babinsa Koramil 0811/11 Kenduruan menyampaikan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, latihan secara berkala diperlukan agar setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika menghadapi situasi darurat di lapangan.
"Melalui simulasi ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid antarinstansi sehingga penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu, " ujarnya.
Selain meningkatkan kemampuan personel, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dari ancaman kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik terhadap ekosistem maupun masyarakat sekitar.
Dengan terlaksananya apel dan simulasi tersebut, diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla, sekaligus memperkuat sinergitas dalam mewujudkan wilayah Kecamatan Kenduruan yang aman, tangguh, dan bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan. (Farozich)


















































