PANIAI - Kehadiran prajurit di wilayah penugasan tidak selalu berbicara tentang keamanan. Di Kampung Pasir Pitoh, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, kedekatan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir dengan masyarakat turut memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga.
Melalui komunikasi sosial (Komsos) yang dilakukan secara rutin, personel Satgas membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat. Interaksi tersebut membuka ruang bagi warga untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi kampung, termasuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (2/9/2026). Suasana kekeluargaan yang terbangun antara prajurit dan masyarakat membuat komunikasi berjalan lebih terbuka dan hangat.
Kampung Ekadide memiliki berbagai hasil bumi yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Sayuran, buah-buahan, serta hasil kebun lainnya menjadi komoditas yang terus dikembangkan warga.
Dukungan dan interaksi yang terjalin dengan personel Satgas turut membantu memperkenalkan hasil bumi tersebut kepada masyarakat sekitar maupun pihak yang datang ke kampung.
Semakin dikenal, hasil pertanian warga pun semakin diminati. Kondisi ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil kebun yang mereka kelola.
Bagi warga, hasil bumi bukan sekadar produk pertanian. Komoditas tersebut merupakan bagian dari sumber pendapatan sekaligus penopang kehidupan keluarga.

Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. mengatakan, prajurit akan terus membangun kebersamaan dengan masyarakat serta mendukung potensi yang dimiliki warga sesuai kemampuan.
“Bersama-sama dengan masyarakat. Apa yang menjadi potensi dan kebutuhan warga akan terus kami dukung sesuai kemampuan kami, sehingga hubungan baik yang sudah terjalin dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, ” ungkap Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas di wilayah penugasan. Komunikasi yang terjaga memungkinkan prajurit memahami potensi sekaligus kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.
Hubungan harmonis antara Satgas Yonif 2 Marinir dan warga Kampung Pasir Pitoh menunjukkan bahwa pendekatan humanis dapat memberikan dampak positif di berbagai bidang.
Selain membantu menciptakan suasana yang aman dan nyaman, komunikasi sosial juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan serta mendorong potensi ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat dapat memberi manfaat lebih luas. Keamanan, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan.
Bagi warga Kampung Ekadide, hasil bumi yang semakin dikenal menjadi kabar baik bagi perekonomian lokal. Sementara bagi Satgas, kedekatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian untuk terus hadir bersama masyarakat.
Ketika hubungan terjalin erat, potensi kampung tumbuh dan manfaatnya kembali kepada rakyat.
(Agung)


















































