Lindungi Keluarga dari Ancaman Asap, Pasis Sesko TNI Edukasi Ibu dan Anak di Gunung Mas

19 hours ago 6

Gunung Mas, Kalimantan Tengah — Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI memberikan penyuluhan dan edukasi kepada kelompok rentan, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, di kawasan perkebunan Desa Teluk Nyatu, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla sekaligus mendorong peran keluarga sebagai salah satu unsur penting dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kegiatan itu, Pasis Sesko TNI berinteraksi langsung dengan warga. Penyuluhan disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami, terutama mengenai pentingnya menjaga lingkungan, mengenali potensi bahaya kebakaran, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

Ibu-ibu juga diajak untuk berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada anggota keluarga mengenai bahaya Karhutla. Edukasi sejak lingkungan keluarga dinilai penting karena anak-anak juga perlu mengenal pentingnya menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri maupun lingkungan sekitar.

Selain berdampak terhadap lingkungan, Karhutla juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, kewaspadaan menjadi hal penting, khususnya bagi keluarga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan perkebunan.

Pasis Sesko TNI mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran atau titik api kepada aparat maupun pihak terkait. Pelaporan secara cepat diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga api tidak berkembang dan meluas.

“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk keluarga. Ibu-ibu memiliki peran penting dalam mengingatkan dan mengedukasi anggota keluarga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, ” ujar salah satu Pasis Sesko TNI.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak membangun kepedulian bersama. Tidak hanya aparat dan pemerintah, warga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran, terutama dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar.

Pendekatan kepada ibu-ibu dan anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran jangka panjang. Pesan mengenai bahaya Karhutla diharapkan dapat diteruskan dari lingkungan penyuluhan ke rumah masing-masing dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Gunung Mas. Edukasi secara langsung diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pencegahan Karhutla diharapkan dapat dilakukan sejak dini sehingga risiko kebakaran, gangguan kesehatan, serta dampak sosial dan ekonomi akibat Karhutla dapat diminimalkan.

Menjaga lingkungan dimulai dari keluarga. Ketika ibu dan anak peduli, pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama.

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |