TNI Borong Hasil Tani Intan Jaya, Dongkrak Ekonomi Warga Papua Lewat ROSITA

16 hours ago 8

INTAN JAYA - Upaya mendorong perekonomian masyarakat pedalaman Papua terus dilakukan Satgas Yonif 757/Garuda Vira (GV). Melalui program ROSITA (Borong Hasil Tani), para prajurit membeli langsung hasil pertanian milik warga Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (12/6/2026).

Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata Satgas Yonif 757/GV dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga di daerah penugasan.

Kegiatan yang dipimpin Kapten Inf Satria itu disambut antusias oleh para petani. Berbagai komoditas hasil kebun seperti sayuran, umbi-umbian, dan hasil pertanian lainnya dibeli langsung oleh personel Satgas tanpa melalui perantara.

Kapten Inf Satria mengatakan, program ROSITA tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan logistik personel di lapangan, tetapi juga menjadi sarana untuk membantu perputaran ekonomi masyarakat setempat.

"Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan membeli hasil panen warga secara langsung, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk terus berkebun dan meningkatkan produktivitasnya, " ujar Kapten Satria.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi yang efektif antara prajurit dan masyarakat. Di sela-sela transaksi, personel Satgas berdialog dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, serta mengetahui kondisi sosial dan ekonomi yang mereka hadapi sehari-hari.

Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Para petani tampak senang karena hasil panen mereka dapat terjual dengan mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk mencari pasar atau pembeli.

Yogie, salah seorang warga Kampung Zanepa mengaku terbantu dengan program yang dijalankan Satgas Yonif 757/GV tersebut.

"Hasil kebun kami bisa langsung dibeli. Ini sangat membantu karena tidak semua warga memiliki akses mudah untuk menjual hasil panennya. Kami merasa diperhatikan dan didukung, " ungkapnya.

Selain memberikan dampak ekonomi, program ROSITA juga dinilai memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi yang terbangun secara langsung menciptakan hubungan yang semakin erat antara prajurit dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Kapten Satria menegaskan bahwa kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat akan terus dilakukan selama masa penugasan.

"Kami ingin menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui program-program yang menyentuh kebutuhan mereka secara langsung, " tegasnya.

Melalui ROSITA, Satgas Yonif 757/GV berharap sektor pertanian masyarakat di Distrik Homeyo dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Papua Tengah.

Kehadiran prajurit di tengah aktivitas para petani pun menjadi simbol bahwa keamanan dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan Papua yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |