Unhan RI Perkuat Kolaborasi Riset Strategis untuk Cetak Peneliti Unggul dan Inovatif

10 hours ago 5

JAKARTA - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan nasional. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unhan RI meluncurkan strategi kolaborasi riset strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) peneliti serta penguatan jejaring penelitian lintas sektor.

Langkah tersebut ditandai dengan sosialisasi Proyek Perubahan Strategi Kolaborasi Riset Strategis melalui Penguatan Kapasitas SDM dalam Rancangan Program Penelitian di LPPM Unhan RI yang dipimpin langsung oleh Sekretaris LPPM Unhan RI, Dr. Sri Murtiana, S.Sos., M.M.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Juni 2026 itu, turut disosialisasikan Peraturan Rektor Universitas Pertahanan RI tentang Kolaborasi Riset Strategis sebagai payung hukum untuk memperkuat tata kelola penelitian sekaligus memperluas jaringan kerja sama riset di lingkungan kampus pertahanan tersebut.

"Penguatan kapasitas SDM peneliti dan pembangunan kolaborasi riset yang terintegrasi merupakan kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks. Penelitian harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan pertahanan negara, " ujar Dr. Sri Murtiana. Rabu (17/6/2026).

Proyek perubahan yang digagas tersebut merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Struktural Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurut Sri Murtiana, dunia saat ini menghadapi perubahan geopolitik, geoekonomi, dan perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat. Situasi tersebut menuntut perguruan tinggi, khususnya Unhan RI, untuk menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan bangsa.

Penelitian, kata dia, kini menjadi instrumen penting dalam mendukung pengambilan keputusan strategis pemerintah, memperkuat ketahanan nasional, hingga meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

"Sebagai perguruan tinggi pertahanan, Unhan RI memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan penelitian yang mampu mendukung perumusan kebijakan berbasis data dan bukti ilmiah serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan strategis nasional, " katanya.

Melalui program tersebut, LPPM Unhan RI mendorong terciptanya ekosistem penelitian yang lebih kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari program studi, fakultas, pusat kajian, hingga lembaga eksternal.

Kolaborasi juga dibangun bersama kementerian, lembaga pemerintah, dunia usaha, industri strategis, dan institusi penelitian nasional guna memperkuat kualitas riset serta memperluas akses terhadap sumber daya penelitian.

Sejumlah tokoh dan lembaga yang telah menyatakan dukungan terhadap proyek ini antara lain Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Gizi Nasional, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), SKK Migas, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan riset yang lebih aplikatif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.

Bagi Unhan RI, kolaborasi riset strategis bukan sekadar membangun kerja sama akademik, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti atau *evidence-based policy*.

Selain itu, sinergi riset diharapkan mampu mempercepat pengembangan teknologi pertahanan, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas peluang pendanaan penelitian, hingga memperkuat reputasi akademik universitas di tingkat internasional.

"Kolaborasi menjadi kunci untuk mempercepat transfer pengetahuan, memperkuat inovasi, dan melahirkan penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat serta kepentingan nasional, " jelas Sri Murtiana.

Melalui implementasi proyek perubahan ini, Unhan RI menargetkan terbentuknya budaya riset yang lebih kuat, inovatif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai isu strategis nasional.

Penguatan kapasitas peneliti dan perluasan jejaring kolaborasi juga diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Universitas Pertahanan RI sebagai World Class Defense University.

Transformasi tersebut diarahkan untuk menjadikan Unhan RI sebagai perguruan tinggi pertahanan berkelas dunia yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, pertahanan, dan kepentingan nasional Indonesia.

"Kami ingin memastikan bahwa penelitian yang lahir dari Unhan RI tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, " tutup Dr. Sri Murtiana.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |