Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto meresmikan program Sekolah Rakyat secara nasional, Senin (12/1).
Total ada 166 titik Sekolah Rakyat rintisan se-Indonesia yang diresmikan Prabowo dalam kegiatan yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan itu telah beroperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan mengucap Bismillahirahmannirahim, pada siang hari ini, Senin 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia," kata Prabowo saat peresmian.
Prabowo bercita-cita agar seluruh anak Indonesia bisa memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan, tanpa memerhatikan latar belakang mereka.
Ia pun mengaku bangga dengan para murid sekolah rakyat hari ini, karena telah berprestasi.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pada 2025, sebanyak 166 titik lokasi Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi.
Sekolah-sekolah rakyat itu tersebar di Sumatra 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 7 lokasi, dan Kalimantan 13 lokasi.
Kemudian Sulawesi 28 lokasi, Maluku 7 lokasi, dan Papua 6 lokasi.
Sekolah Rakyat Rintisan saat ini menampung 14.846 siswa dan didukung oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan.
Selain itu, tahun ini pembangunan Sekolah Rakyat Permanen juga sudah dimulai di 104 titik lokasi.
Sekolah itu tersebar di Sumatra sebanyak 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 3 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Maluku 4 lokasi, dan Papua 3 lokasi.
(mnf/kid)

2 hours ago
2
















































