INTAN JAYA - Di tengah keheningan pedalaman Papua, kehadiran personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 113/Jaya Sakti di Pos Maya, Kampung Maya, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, pada Minggu (11/1/2026) membawa semburat kehangatan yang menyentuh hati. Bukan dengan senjata, melainkan dengan suguhan sederhana berupa makanan ringan, para prajurit ini berhasil memantik tawa riang dan senyum polos dari puluhan anak-anak.
Kegiatan yang digagas oleh Titik Kuat (TK) atau Pos Maya ini bukanlah sekadar pembagian roti dan permen. Lebih dari itu, ini adalah sebuah upaya tulus untuk merajut kedekatan dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang mendalam. Suasana penuh keakraban tercipta saat para tentara berinteraksi langsung dengan anak-anak, menciptakan momen kebersamaan yang tak ternilai harganya.

Kapten Inf Farid Makruf, Komandan TK atau Danpos Maya, menjelaskan esensi di balik kegiatan ini. “Kami ingin membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi anak-anak Kampung Maya. Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi dan menumbuhkan rasa persaudaraan. Semoga kegiatan kecil seperti ini bisa memberi dampak positif bagi masyarakat, ” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Perhatian tulus dari para prajurit TNI ini disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat setempat. Mama Mince Jagani (39), salah satu ibu di Kampung Maya, tak kuasa menahan haru. “Terima kasih banyak kepada bapak-bapak dari Pos Maya. Anak-anak senang sekali. Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Amakanie, ” ungkapnya dengan senyum yang mengisyaratkan kebahagiaan yang mendalam.
Usai menerima bingkisan kecil, keceriaan anak-anak Kampung Maya semakin membuncah saat mereka kembali bermain dengan riang di sekitar pos. Ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Satgas Yonif 113/Jaya Sakti di Intan Jaya tidak hanya sebatas menjalankan tugas pengamanan, namun juga meresapi denyut kehidupan sosial masyarakat.
Melalui sentuhan-sentuhan kemanusiaan yang sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti terus berupaya membangun kepercayaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Fondasi kokoh ini menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Papua yang damai dan sejahtera, di mana setiap anak berhak merasakan kebahagiaan dan senyuman. (Wartamiliter)


















































