INTAN JAYA - Dalam upaya memupuk kedamaian dan keharmonisan di tanah Papua, personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan menunjukkan komitmennya melalui pendekatan humanis yang mendalam. Pada Kamis (8/1/2026), tim dari Satgas melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dengan menggelar pertemuan hangat bersama tokoh agama dan jemaat Gereja Katolik Hati Kudus Tanah Putih.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pabintal Satgas Yonif 500/Sikatan, Kapten Arh. Supriono, didampingi 12 personel dari Titik Kuat (TK) Mamba Kotis Satgas, ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah wujud nyata upaya membangun kepercayaan dan mempererat tali persaudaraan dengan seluruh lapisan masyarakat. Sasaran utama Komsos kali ini adalah Gembala Gereja Katolik Hati Kudus Tanah Putih, Tobias Sani, beserta seluruh jemaat yang hadir. Di bawah langit Sugapa yang cerah, personel Satgas tak hanya bertukar sapa, tetapi juga berbagi kehangatan melalui pemberian biskuit, sebuah gestur sederhana yang sarat makna kepedulian dan kebersamaan.
Kapten Arh. Supriono menekankan bahwa Komsos adalah inti dari strategi pembinaan teritorial yang dijalankan oleh Satgas. Tujuannya jelas: membangun fondasi kepercayaan yang kokoh dan sinergi yang kuat dengan segenap elemen masyarakat, terutama para pemuka agama yang memiliki peran sentral dalam kehidupan komunitas.
“Kami hadir di sini tidak hanya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, melainkan juga sebagai saudara yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui dialog yang terbuka dan komunikasi yang intensif dengan para tokoh agama, kami berharap dapat bersinergi menciptakan stabilitas keamanan yang terjaga serta menumbuhkan suasana yang damai dan harmonis di seluruh Distrik Sugapa, ” ujar Kapten Arh. Supriono.
Ia menambahkan, peran gereja sangatlah vital dalam memperkuat nilai-nilai luhur persatuan, kasih, dan kedamaian. Kehadiran gereja menjadi benteng moral yang kokoh dalam membangun ketahanan sosial, khususnya di wilayah pedalaman yang membutuhkan sentuhan kebersamaan.
Menanggapi inisiatif Satgas, Tobias Sani, Gembala Gereja Katolik Hati Kudus Tanah Putih, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kehadiran Satgas Yonif 500/Sikatan yang dinilainya konsisten dalam menjalin hubungan baik dengan para jemaat.
“Kami sungguh berterima kasih atas kepedulian serta pendekatan humanis yang ditunjukkan oleh bapak-bapak TNI. Kehadiran Satgas di tengah-tengah kami, di gereja ini, benar-benar membuat jemaat merasa diperhatikan, dihargai, dan terayomi, ” ungkapnya dengan nada haru.
Seluruh rangkaian kegiatan Komsos berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh keakraban. Momen ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya ikatan emosional yang terjalin antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat Papua. Melalui pendekatan dialogis yang tulus dan semangat kebersamaan lintas elemen, Satgas Yonif 500/Sikatan terus berupaya menanamkan rasa saling percaya, serta menghadirkan secercah kedamaian dan harapan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di wilayah penugasan mereka.


















































