TNI AD Jamin Logistik Tempur, Prajurit Papua Terasuki Semangat Baru

3 hours ago 1

PUNCAK - Komitmen TNI Angkatan Darat untuk memastikan kesiapan operasional dan kesejahteraan prajurit di garis depan kembali mengemuka. Dalam rangka pengecekan mendalam, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops Kasad) Mayjen TNI Aminton Manurung bersama Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., melakukan kunjungan kerja strategis ke Pos Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan terhadap aspek krusial penunjang tugas di medan yang menantang.

Fokus utama kunjungan adalah peninjauan langsung fasilitas logistik utama (logbase) dan gudang avtur Satgas yang terletak di Kampung Milawak. Keberadaan kedua fasilitas ini memegang peranan vital dalam menjaga keberlangsungan operasi pengamanan perbatasan, khususnya dalam menjamin mobilitas udara di medan pegunungan Papua yang dikenal ekstrem dan sulit dijangkau.

Kedatangan rombongan pimpinan TNI AD disambut hangat oleh Dansatgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, S.H., beserta jajaran perwira dan prajurit. Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas memaparkan secara komprehensif sistem pengelolaan logistik, kapasitas penyimpanan, hingga prosedur pengamanan avtur yang menjadi tulang punggung operasional helikopter dan dukungan udara bagi Satgas.

“Kehadiran Bapak Asops Kasad dan Bapak Pangdam di awal tahun 2026 merupakan bentuk perhatian luar biasa dari pimpinan TNI AD kepada prajurit di garis terdepan. Peninjauan langsung terhadap logistik dan gudang avtur menunjukkan bahwa aspek pendukung operasi benar-benar menjadi perhatian serius. Ini menjadi suntikan semangat bagi kami untuk terus menjaga kesiapan logistik dan mengamankan perbatasan NKRI dengan penuh dedikasi, ” tegas Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi.

Menanggapi pemaparan tersebut, Asops Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung menyampaikan apresiasi yang tinggi atas profesionalisme Satgas Yonif 732/Banau dalam mengelola dukungan logistik di wilayah dengan tingkat kesulitan geografis yang sangat tinggi.

“Saya melihat langsung pengelolaan logistik dan gudang avtur yang tertata rapi, aman, dan profesional. Ini mencerminkan disiplin serta tanggung jawab prajurit Satgas Yonif 732/Banau. Logistik adalah nyawa operasi, terlebih di medan pegunungan Papua. Apa yang sudah berjalan baik ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, ” ujar Mayjen TNI Aminton Manurung.

Ia menegaskan kembali bahwa pimpinan TNI AD akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap segala kebutuhan Satgas demi kelancaran tugas pengamanan perbatasan yang diemban.

“Tetap jaga kesehatan, kewaspadaan, dan terus berikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, ” pungkas Mayjen TNI Aminton Manurung.

Kunjungan kerja ditutup dengan sesi ramah tamah dan penyerahan cenderamata. Kehadiran dua jenderal bintang dua pada hari pertama tahun 2026 ini menjadi simbol kuat komitmen pimpinan TNI AD untuk selalu hadir, mendampingi, dan memastikan setiap prajurit di wilayah paling terpencil tetap siap, kuat, dan bermoral tinggi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Wartamiliter)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |