INTAN JAYA - Di tengah denyut kehidupan pedalaman Papua, tepatnya di Kampung Bilai, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, sebuah momen kehangatan terjalin pada Sabtu (3/1/2026). Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga merangkul hati masyarakat melalui pendekatan humanis yang tulus. Melalui Pos Bilai, para prajurit menjamu warga dengan hidangan makan siap saji, sebuah gestur sederhana namun sarat makna kepedulian.
Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut. Setiap warga yang melangkahkan kaki ke Pos Bilai disambut dengan tangan terbuka, berbagi cerita sembari menikmati santapan. Ini adalah potret nyata bagaimana TNI berupaya menumbuhkan kedekatan, melampaui batas tugas penjagaan semata.

Kapten Inf Rustamiadi, Komandan TK atau Danpos Bilai, mengungkapkan esensi di balik kegiatan ini. Baginya, membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat adalah pondasi utama. Ia ingin setiap individu yang datang merasa diterima sepenuhnya.
“Kami ingin masyarakat yang datang ke pos merasa nyaman, diterima, dan dihargai. Menjamu mereka dengan makan bersama adalah cara sederhana untuk membangun kebersamaan dan menunjukkan bahwa Satgas hadir sebagai saudara bagi masyarakat, ” ujar Kapten Rustamiadi.
Sambutan hangat tak hanya datang dari para prajurit, namun juga dari masyarakat Kampung Bilai sendiri. Bagi mereka, jamuan ini lebih dari sekadar sajian makanan; ia adalah simbol nyata dari perhatian dan rasa hormat yang diberikan oleh para penjaga perbatasan.
Beni Kobogau, Kepala Kampung Bilai yang berusia 60 tahun, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia merasakan langsung bagaimana prajurit Satgas memperlakukan warganya dengan sikap terbuka dan penuh empati.
“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak Satgas. Kami merasa dihargai dan diperlakukan seperti keluarga. Hubungan seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dan aman, ” ungkapnya.
Melalui aksi nyata yang sederhana namun berdampak mendalam ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti kembali membuktikan komitmennya. Lebih dari sekadar menjaga stabilitas wilayah, mereka juga aktif merajut benang-benang harmonis dalam hubungan sosial. Kebersamaan yang terjalin erat ini diharapkan dapat kian memperkuat rasa saling percaya, menciptakan atmosfer yang kondusif, dan menumbuhkan rasa aman di jantung Papua Tengah.


















































