Di Bawah Teduhnya Sumur Gede, Babinsa dan Warga Desa Bate Tuban Rajut Kebersamaan dalam Sedekah Bumi

11 hours ago 10

TUBAN, – Di bawah rindangnya pepohonan dan suasana penuh kekeluargaan di kawasan Pemakaman Umum Sumur Gede, Desa Bate, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, masyarakat berkumpul dalam kegiatan Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat, kesehatan, serta keberkahan yang telah diberikan. Jum'at, (05/06/2026). 

Di tengah kebersamaan tersebut, hadir Babinsa Koramil 0811/10 Bangilan Kopka Rahmad yang turut membaur bersama warga, mengikuti doa bersama dan rangkaian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.

Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, namun juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang selalu hadir dalam setiap kegiatan sosial, budaya, maupun kemasyarakatan.

Kopka Rahmad mengatakan bahwa tradisi Sedekah Bumi memiliki makna yang sangat mendalam karena menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga warisan budaya yang telah menjadi identitas masyarakat desa.

"Tradisi seperti ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan seperti inilah yang harus terus kita pelihara. TNI akan selalu hadir bersama rakyat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat, "ungkap Kopka Rahmad.

Sementara itu, salah satu warga Desa Bate, Bapak Sukarto (59), mengaku terharu karena tradisi Sedekah Bumi masih terus dilaksanakan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

"Setiap tahun kami berkumpul di sini, berdoa bersama untuk keluarga, orang tua, dan para leluhur yang telah mendahului kami. Bagi kami, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi, tetapi juga momen untuk mempererat persaudaraan. Kami merasa senang karena Babinsa selalu hadir dan dekat dengan masyarakat, " tutur Sukarto.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Bate.

Melalui Sedekah Bumi, masyarakat tidak hanya mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga menanamkan pesan kepada generasi muda bahwa kebersamaan adalah kekuatan, dan budaya adalah warisan yang harus dijaga bersama.

"Di tempat para leluhur beristirahat, masyarakat berkumpul dalam doa dan rasa syukur. Di sanalah kebersamaan tumbuh, persaudaraan menguat, dan tradisi terus hidup dari generasi ke generasi. (Farozich)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |