Sekolah Rusak 80 Persen, Satgas Yonif 742/SWY dan Warga Gotong Royong Bangun Harapan Anak Papua

12 hours ago 12

LANNY JAYA - Harapan ratusan anak di pedalaman Papua Pegunungan untuk belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman mulai menjadi kenyataan. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) bersama masyarakat melanjutkan renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kuyawage di Kampung Wome, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Jumat (5/6/2026).

Aksi gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di wilayah terpencil. Pasalnya, kondisi bangunan sekolah yang selama ini digunakan siswa diketahui mengalami kerusakan cukup parah hingga mencapai sekitar 80 persen, sehingga berpotensi menghambat proses belajar mengajar.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Papua harus dimulai dari tersedianya fasilitas pendidikan yang layak.

"Kami ingin memastikan anak-anak Papua memiliki kesempatan belajar yang sama seperti anak-anak di daerah lain. Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa, sehingga keterbatasan sarana tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita, " ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pimpinan TNI atas dukungan terhadap berbagai program kemanusiaan yang dijalankan di wilayah Papua Pegunungan.

TNI dan Warga Bersatu Selamatkan Sekolah

Kegiatan renovasi dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 742/SWY, Letda Inf Hendra Yudha Negara, dengan melibatkan 23 personel Satgas dan sedikitnya 10 warga setempat, termasuk para guru honorer dan masyarakat Kampung Wome.

Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama warga melakukan pengecatan plafon, memperbaiki pagar sekolah, serta memasang lembaran triplek baru untuk mengganti bagian langit-langit yang rusak dan berlubang.

Menurut Letda Hendra, perbaikan fasilitas sekolah tidak hanya bertujuan mempercantik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

"Kami bergerak bersama masyarakat untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih layak. Harapannya, anak-anak semakin termotivasi untuk bersekolah dan memiliki semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu, " katanya.

Senyum Anak-Anak Jadi Energi Pengabdian Prajurit

Komandan Pos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, mengatakan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses renovasi menunjukkan kuatnya hubungan emosional antara warga dan personel Satgas di wilayah tersebut.

Menurutnya, kehadiran TNI di daerah terpencil bukan hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

"Melihat kondisi sekolah yang hampir tidak layak digunakan, kami merasa terpanggil untuk membantu. Kebersamaan antara TNI dan warga hari ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat. Senyum anak-anak saat melihat sekolah mereka diperbaiki menjadi kebahagiaan terbesar bagi kami, " ungkapnya.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera.

TNI Tegaskan Komitmen Bangun Papua dari Akar Rumput

Dansatgas Yonif 742/SWY Letkol Inf Dedi Risdiantoro menegaskan bahwa pengabdian prajurit di Papua tidak hanya berfokus pada menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, berbagai program teritorial yang dijalankan Satgas merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di daerah pedalaman.

"Tugas kami bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi pelopor dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Renovasi SDN Kuyawage adalah bentuk nyata kepedulian kami agar generasi muda Papua dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik, " tegasnya.

Pendidikan Layak untuk Masa Depan Papua

Renovasi SDN Kuyawage menjadi simbol kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam membangun harapan baru bagi anak-anak di Papua Pegunungan.

Meski berada di wilayah yang sulit dijangkau, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama Satgas Yonif 742/SWY membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menghadirkan perubahan.

Dengan semakin membaiknya kondisi sekolah, masyarakat berharap proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan mampu melahirkan generasi muda Papua yang cerdas, berdaya saing, serta siap menjadi pemimpin masa depan bagi daerahnya maupun Indonesia.

Autentikasi: Satgas Yonif 742/SWY

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |