KBMKB 2026 Prioritaskan Akses Pertanian, Dorong Swasembada Pangan Dan Pertumbuhan Ekonomi Desa di Pakisan Cawas

13 hours ago 12

KLATEN – Program Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Tahun 2026 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, memprioritaskan pembangunan infrastruktur akses pertanian guna mendukung kelancaran aktivitas petani serta memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Pembangunan betonisasi jalan yang menjadi sasaran fisik utama dalam program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani, dengan mempermudah mobilitas menuju lahan pertanian dan memperlancar distribusi hasil panen. Kehadiran akses jalan yang lebih baik juga diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Program KBMKB merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, Kodim 0723/Klaten, Polri, pemerintah desa serta masyarakat setempat. Melalui semangat gotong royong, pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.

Danramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Ghofar Afrozi, saat dikonfirmasi Jumat (5/6/2026), menyampaikan bahwa pembangunan akses pertanian melalui betonisasi jalan merupakan langkah strategis untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Menurutnya, akses jalan yang memadai akan sangat membantu para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian, mulai dari pengangkutan sarana produksi hingga distribusi hasil panen ke pasar. Dengan demikian, biaya operasional dapat ditekan dan hasil pertanian dapat dipasarkan secara lebih efektif.

“Pembangunan akses pertanian ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan jalan yang baik, petani akan lebih mudah menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat, ” ujar Kapten Inf Ghofar Afrozi.

Lebih lanjut, Danramil menjelaskan bahwa KBMKB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui budaya gotong royong yang telah menjadi nilai luhur bangsa Indonesia.

“Kekompakan TNI dengan rakyat bukan untuk mencari popularitas, namun sebagai modal dasar dalam sebuah keberhasilan pembangunan desa, baik di bidang ekonomi, sosial budaya maupun infrastruktur yang hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat desa, ” tegasnya.

Kapten Inf Ghofar Afrozi juga berharap seluruh komponen masyarakat dapat terus menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang, status sosial maupun profesi.

“Kami berharap seluruh komponen masyarakat bersama TNI dapat terus manunggal menjadi satu, bekerja sama dan bergotong royong demi kemajuan desa. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, ” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Pakisan, Santoso menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan KBMKB Tahun 2026 yang berlangsung di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut sangat membantu percepatan pembangunan desa, khususnya dalam penyediaan sarana pendukung sektor pertanian yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Ia menilai pembangunan betonisasi jalan pertanian akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga karena sebagian besar masyarakat Desa Pakisan menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian.

“Kami sangat mendukung kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar yang dilaksanakan di Desa Pakisan. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para petani, karena akses menuju lahan pertanian menjadi lebih baik dan tentunya akan menunjang peningkatan hasil pertanian, ” ungkap Santoso.

Pelaksanaan KBMKB Tahun 2026 di Desa Pakisan menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dalam membangun desa dari berbagai aspek. Melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran serta penguatan budaya gotong royong, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan wilayah, Kodim 0723/Klaten terus berkomitmen mendukung berbagai upaya percepatan pembangunan di pedesaan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terwujud dalam KBMKB diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera. (Red)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |