TNI dan Jemaat Bahu-Membahu Bangun Gereja di Sinak, Warga: Ini Bukan Sekadar Renovasi, Tapi Wujud Kepedulian

8 hours ago 7

PUNCAK - Suara gergaji dan dentingan palu terdengar bersahutan di sebuah gereja sederhana di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (5/6/2026). Di lokasi itu, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) bersama warga dan jemaat gereja bergotong royong memperbaiki bangunan rumah ibadah yang selama ini menjadi pusat aktivitas spiritual masyarakat setempat.

Kegiatan karya bakti yang dipimpin Letda Inf Wir Difla tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi warga pedalaman Papua.

Sejak pagi, personel Satgas dan warga terlihat bekerja berdampingan menyusun rangka kayu, mengangkat material bangunan, hingga memperbaiki bagian teras gereja. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya hubungan sosial yang telah terjalin di Distrik Sinak.

Bagi masyarakat setempat, gereja bukan hanya tempat menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pertemuan warga, pembinaan generasi muda, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Letda Inf Wir Difla mengatakan rehabilitasi gereja merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk hadir membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mendukung sarana keagamaan.

"Kehadiran kami di Papua tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan wilayah. Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui perbaikan fasilitas ibadah yang menjadi kebutuhan penting bagi warga di Distrik Sinak, " ujar Wir Difla.

Menurutnya, karya bakti tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan emosional antara personel Satgas dan masyarakat.

"Melalui gotong royong seperti ini, kami ingin mempererat silaturahmi, membangun rasa saling percaya, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Harapannya, jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk setelah gereja ini selesai diperbaiki, " tambahnya.

Dukungan Satgas mendapat sambutan positif dari tokoh agama dan masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi keterlibatan langsung para prajurit yang tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum.

Yogi, salah seorang tokoh gereja di Distrik Sinak menyebut bantuan yang diberikan Satgas menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi jemaat.

"Kami bersyukur karena pembangunan ini dilakukan bersama-sama. Kehadiran bapak-bapak TNI memberikan semangat bagi warga. Gereja ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga bantuan yang diberikan sangat kami apresiasi, " ungkapnya.

Kegiatan rehabilitasi gereja tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang terus dijalankan Satgas Yonif 621/Manuntung selama bertugas di Papua Tengah. Selain mendukung keamanan wilayah, para prajurit juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Melalui karya bakti ini, Satgas berharap fasilitas ibadah yang lebih baik dapat meningkatkan kenyamanan jemaat dalam beribadah sekaligus memperkuat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kedamaian di tengah masyarakat Kabupaten Puncak.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan di wilayah pegunungan Papua, kebersamaan antara TNI dan warga yang terlihat dalam pembangunan gereja tersebut menjadi gambaran bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Autentikasi: Satgas Yonif 621/Mtg

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |