CIANJUR – Babinsa Koramil 0807/Cikalongkulon melaksanakan koordinasi dengan masyarakat penggarap lahan Perhutani di Kampung Gambir RT 04/RW 08, Desa Mekar Galih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan Yon TP 332/Jayasasana sekaligus membangun komunikasi yang terbuka antara TNI, pemerintah desa, Perhutani, dan para penggarap lahan.
Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama pemerintah desa berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta mendorong penyelesaian setiap persoalan melalui musyawarah.
Pendekatan persuasif dan dialogis tersebut diharapkan dapat membangun kesepahaman seluruh pihak sekaligus menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Desa Mekar Galih, Caca, menyampaikan bahwa pemerintah desa mendukung pelaksanaan koordinasi secara terbuka bersama masyarakat.
“Pemerintah desa mendukung koordinasi yang dilakukan bersama masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat memahami tujuan pembangunan Yon TP 332/Jayasasana serta tetap menjaga komunikasi yang baik demi kepentingan bersama, ” ujarnya.
Babinsa Koramil 0807/Cikalongkulon, Serda La Adudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial TNI dengan masyarakat agar informasi mengenai rencana pembangunan dapat diterima secara utuh.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komunikasi sosial TNI dengan masyarakat agar informasi terkait rencana pembangunan dapat dipahami secara utuh. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mengedepankan musyawarah, ” katanya.
Danramil 0807/Cikalongkulon, Kapten Inf Puriadi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus membangun sinergi dengan pemerintah desa, Perhutani, dan masyarakat selama proses koordinasi berlangsung.
“Koramil akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, Perhutani, dan masyarakat agar seluruh proses koordinasi berjalan dengan baik, mengutamakan pendekatan persuasif, serta memperhatikan kepentingan semua pihak, ” tegasnya.
Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menyampaikan bahwa komunikasi dan musyawarah menjadi unsur penting dalam menjaga kelancaran setiap tahapan pembangunan.
“Kodim 0608/Cianjur mendukung setiap proses koordinasi yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kebersamaan sehingga seluruh tahapan pembangunan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif, ” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Korem 061/Surya Kancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, SIBS., M.Tr.Han., mengatakan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program pembangunan.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan setiap program pembangunan. Kehadiran TNI diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi bagian dari solusi melalui komunikasi yang humanis, ” tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas kewilayahan harus mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kodam III/Siliwangi selalu mengedepankan pendekatan yang humanis, dialogis, dan sesuai ketentuan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah. Kebersamaan dengan masyarakat menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan demi kepentingan bangsa dan negara, ” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, komunikasi antara TNI, pemerintah desa, Perhutani, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga setiap tahapan rencana pembangunan dapat berjalan secara transparan, tertib, dan sesuai ketentuan. (PERS)


















































