Harmoni di Perbatasan: TNI dan Warga Beoga Ibadah Bersama

1 week ago 28

PUNCAK - Di tengah bentangan alam Papua yang memesona, di titik paling ujung negeri, sebuah potret kemanusiaan terukir indah. Personel Pos Dangibet dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 732/Banau, pada Minggu (4/1/2026), tak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan, namun juga merajut benang persaudaraan dengan masyarakat Kampung Dangibet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, melalui ibadah bersama. Sebuah momen yang menghangatkan hati, memperlihatkan bahwa tugas negara dapat berjalan seiring dengan merawat tali silaturahmi.

Suasana khidmat menyelimuti kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Lettu Inf Simbolon. Para prajurit TNI berbaur tanpa sekat dengan warga setempat, menciptakan aura kekeluargaan yang begitu terasa. Kedekatan emosional terjalin alami, membuktikan bahwa kehadiran TNI di perbatasan lebih dari sekadar garda terdepan penjaga batas wilayah.

“Ibadah bersama ini menjadi sarana kami untuk membangun kedekatan batin dengan masyarakat. Tugas kami tidak hanya menjaga garis perbatasan, tetapi juga menjaga kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan. Dengan pendekatan yang lembut dan tulus, kami berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan saling percaya, ” ujar Kapten Inf Henry, Komandan Pos Dangibet.

Lebih lanjut, Kapten Inf Henry menekankan bahwa keterlibatan Satgas dalam kegiatan sosial dan keagamaan adalah wujud nyata komitmen TNI untuk menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, bukan sekadar sebagai aparat keamanan.

“Kami merasa senang dan dihargai karena bapak-bapak TNI mau beribadah bersama kami. Ini menunjukkan bahwa mereka datang bukan hanya bertugas, tetapi ingin menjadi saudara bagi masyarakat. Kehadiran mereka membawa rasa damai dan membuat kami merasa lebih terlindungi, ” ungkap Elias, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Dangibet, dengan senyum tulus.

Kegiatan ibadah bersama ini menjadi pengingat yang kuat akan esensi kemanunggalan antara TNI dan rakyat, terutama di wilayah perbatasan yang membutuhkan sentuhan kasih dan kepedulian. Melalui pendekatan yang mengutamakan hati dan rasa, Satgas Pamtas Yonif 732/Banau terus menabur benih persaudaraan, toleransi, dan persatuan, fondasi kokoh bagi terciptanya stabilitas dan kedamaian abadi di Distrik Beoga.

(Wartamiliter)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |