Ketum TP PKK Ajak Giatkan Olahraga, Sambut Indonesia Emas 2045

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Tri Tito Karnavian menyatakan bahwa kebiasaan berolahraga dapat menjadi wadah untuk membangun generasi yang sehat dan dapat diandalkan menuju Indonesia Emas 2045.

Saat membuka Lomba Senam Kreasi Nasional Tahun 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-59 Perwosidi di GOR Soemantri, Jakarta, Tri mendorong agar olahraga terus menjadi bagian dari kehidupan keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Tri menyampaikan apresiasi atas perjuangan para peserta hingga dapat mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Ia membenarkan bahwa persiapan peserta tidak mudah, mulai dari menyusun konsep, berlatih, hingga menyiapkan kostum, transportasi, dan akomodasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, perjuangan tersebut memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar hasil kompetisi. Karena itu, ia meminta peserta tidak berkecil hati apabila belum memperoleh juara pertama, kedua, atau ketiga.

"Untuk hadir di dalam ruangan ini sebetulnya kalian sudah juara. Karena kalian sudah melewati perjuangan mulai dari mempersiapkan konsep, berlatih, dan yang pasti segala upaya untuk bisa hadir. Yaitu menyiapkan kostum, transportasi, akomodasi itu memerlukan biaya yang tidak sedikit," ujar Tri, Rabu (23/9).

Ia menilai, para peserta telah menjadi teladan bagi masyarakat karena menunjukkan semangat untuk berolahraga, serta menghadirkan kreasi yang mencerminkan keberagaman daerah.

Tri menyebut, semangat tersebut perlu dipertahankan dan diteruskan di lingkungan masing-masing.

Adapun kegiatan olahraga yang digerakkan Perwosi tidak semata untuk membina olahragawan berprestasi. Olahraga diharapkan dapat menjadi wadah bagi keluarga untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi pada masa depan.

"Tapi kita bersama-sama bergerak agar olahraga menjadi salah satu wadah bagi keluarga untuk menciptakan generasi-generasi yang bisa kita andalkan di masa yang akan datang. Khususnya Indonesia Emas 2045 yang tidak lama lagi karena kalian yang akan menjadi generasi emas tersebut," katanya.

Tri juga berharap semangat berolahraga tidak berhenti setelah lomba selesai. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus dilanjutkan di daerah masing-masing sehingga olahraga dapat semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Mudah-mudahan acara ini bisa berlangsung baik dan nanti kembali ke tempat masing-masing menjadi terus dilanjutkan. Tidak hanya sampai di sini, ini agar menjadi kegiatan yang rutin memasarkan olahraga dan membuat masyarakat menjadi sehat," pungkas Tri.

Lomba tersebut diikuti 26 peserta yang mewakili berbagai daerah di Indonesia. Para peserta menampilkan kreasi senam dengan memadukan gerakan olahraga, kreativitas, serta unsur budaya dari daerah masing-masing.

Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan TP PKK Pusat dan dihadiri oleh Pengurus Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP).

(rea/rir)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |