INTAN JAYA - Di tengah gemuruh pegunungan Intan Jaya, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti mengambil langkah nyata untuk merajut kebersamaan. Melalui sentuhan komunikasi sosial yang hangat, personel Satgas Pos Zanepa di Kampung Zanepa, Distrik Homeyo, pada Sabtu (27/12/2025) tidak hanya hadir sebagai penjaga, namun juga sebagai pendengar setia. Mereka membuka diri lebar-lebar untuk menyerap segala unek-unek dan harapan masyarakat.
Suasana akrab membingkai pertemuan ini. Warga Zanepa, dengan segala kerinduan akan kemajuan, tak ragu mengutarakan impian mereka. Mulai dari desakan perbaikan jalan yang menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari, hingga desakan kuat untuk mengaktifkan kembali landasan udara Zanepa. Bagi mereka, bandara tua itu bukan sekadar peninggalan, melainkan kunci vital yang dapat membuka pintu mobilitas dan geliat ekonomi kampung.

Karpus Wandagau (51), sosok Kepala Suku Kampung Zanepa, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia merasakan getaran harapan yang baru.
“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak Satgas Pos Zanepa karena mau datang, duduk bersama, dan mendengar keluhan kami. Kami merasa dihargai dan didengar sebagai masyarakat, ” ujar Karpus Wandagau.
Kapten Inf Sugeng Jamianto, Komandan Pos Zanepa Satgas Yonif 113/Jaya Sakti, menegaskan bahwa komsos adalah nadi dari tugas pengamanan yang berlandaskan kemanusiaan.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga akan kami tampung dan kami upayakan untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sesuai kewenangan. Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar membawa manfaat bagi kemajuan Kampung Zanepa, ” tegas Kapten Sugeng.
Lebih lanjut, Kapten Sugeng menekankan bahwa dialog yang terbuka adalah fondasi utama untuk menjaga ketenangan dan harmoni, sekaligus memperkokoh ikatan emosional antara TNI dan rakyat yang hidup di pelosok Papua.
Melalui denyut komsos yang tak pernah padam, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti bertekad untuk menjaga tali silaturahmi dengan warga Kampung Zanepa. Harapannya, setiap aspirasi pembangunan dapat mengalir lancar, menumbuhkan rasa aman, kepercayaan, dan semangat kekeluargaan dalam menjaga keutuhan Tanah Papua.


















































