LANNY JAYA - Ditengah hiruk pikuk tugas pengamanan, sebuah momen hangat tercipta di Kampung Nenggeagin, Distrik Nenggeagin, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kamis (8/1/2026) menjadi saksi bisu bagaimana personel Satgas Yonif 408/Suhbrastha (Sbh) TK Nenggeagin tak segan membaur dengan mama-mama Papua, merajut persaudaraan yang kian erat di dapur kampung. Aroma sayuran segar yang diolah, bercampur dengan tawa dan obrolan ringan, menciptakan suasana kekeluargaan yang tulus.
Tanpa jarak, tanpa sekat, prajurit TNI terlihat duduk bersama warga, bahu-membahu membersihkan dan menyiapkan hasil kebun untuk hidangan. Aktivitas yang seharusnya menjadi rutinitas harian para mama Papua, mendadak berubah menjadi ruang perjumpaan yang penuh makna. Kebersamaan ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan wujud nyata pendekatan humanis yang digagas Satgas Yonif 408/Sbh, sebuah upaya membangun kepercayaan melalui sentuhan langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.
Komandan Pos (Danpos) Nenggeagin, Kapten Inf Subur, menegaskan pentingnya momen seperti ini dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. Duduk bersama, membantu mama-mama menyiapkan makanan, adalah cara kami merajut kebersamaan dan tumbuh bersama warga di Nenggeagin, ” ujar Kapten Inf Subur.
Para mama Papua menyambut kehadiran para prajurit dengan senyum merekah dan rasa syukur yang mendalam. Merasa dihargai, mereka mengungkapkan kebahagiaan atas kepedulian TNI yang mau meluangkan waktu untuk membantu dan berinteraksi layaknya keluarga sendiri.
“Kami senang bapak-bapak TNI mau duduk bersama kami, bantu masak, dan berbincang. Rasanya seperti keluarga sendiri, ” ungkap salah seorang mama Papua, matanya berbinar penuh kehangatan.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Satgas Yonif 408/Sbh kembali menunjukkan komitmennya untuk mempererat tali persaudaraan, membangun pondasi kepercayaan yang kokoh, serta menumbuhkan rasa aman dan damai. Kebersamaan yang terjalin di dapur kampung Nenggeagin ini diharapkan menjadi awal dari terwujudnya Papua yang senantiasa aman, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (Wartamiliter)


















































