YAHUKIMO - Di tengah tugas pengamanan wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir justru merajut kebersamaan dengan warga. Lebih dari sekadar menjaga perbatasan, para prajurit ini membaur, memborong hasil kebun masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap perekonomian lokal, pada Sabtu (27/12/2025).
Langkah sederhana ini disambut hangat para petani. Komoditas seperti nanas dan berbagai hasil hortikultura lainnya laris manis di tangan para prajurit, menyiratkan senyum lega dan harapan baru bagi warga yang menggantungkan hidup dari tanah.

Yonas (45), seorang petani nanas, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan betapa kehadiran Satgas Marinir membawa angin segar bagi kesehariannya.
“Kami sangat senang. Hari ini hasil kebun kami dibeli semua oleh bapak-bapak Marinir. Ini sangat membantu kami dan memberi semangat untuk terus berkebun, ” ujarnya.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi komitmen TNI AL Korps Marinir untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Papua.
“Marinir hadir bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Yahukimo. Dengan membeli langsung hasil kebun warga, kami ingin menumbuhkan kebersamaan sekaligus mendorong ekonomi dan semangat para petani lokal, ” tegasnya.
Ia menambahkan, pendekatan humanis melalui interaksi sosial dan dukungan ekonomi dinilai krusial dalam membangun kepercayaan serta mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
Melalui aksi yang ringkas namun berdampak luas ini, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir terus membuktikan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan sekaligus mitra strategis dalam memupuk harapan, meningkatkan kesejahteraan, dan menjaga stabilitas di Kabupaten Yahukimo.


















































